“setelah
membebaskan diri dari macammacam nama maka sampailah pada hanya Esa Tuhannya”, ("selanjutnya perlukah yang Esa itu di bebaskan lagi ?" sebuah pertanyaan yang tidak harus di jawab).
"selanjutnya sampailah pada apapun kerjanya yang penting bersungguh sungguh mensejahterakan “kasunyatan” agar "urip" nyaman di dalamnya.
banyak petunjuk teknis tentang laku jasmani maupun jiwani yang telah di sebarkan serta diajarkan oleh orangorang suci
tentang itu mulai yang dinamai agama ataupun yang berlabel spiritual
ataupun juga yang tanpa nama, sesungguhnya ajaranajaran itu adalah jalan
yang telah di tempuh oleh merekamereka yang tersucikan,......
banyak petunjuk teknis tentang laku jasmani maupun jiwani yang telah di sebarkan serta diajarkan oleh orangorang suci tentang itu mulai yang dinamai agama ataupun yang berlabel spiritual ataupun juga yang tanpa nama, sesungguhnya ajaranajaran itu adalah jalan yang telah di tempuh oleh merekamereka yang tersucikan,......
catatan :
1. ini adalah perjalanan menempuh jalan panjang bagi seseorang yang "penasaran".
2. sejujurnya tidak ada keinginan untuk menyebarkannya karena ini hanya untuk diri sendiri, seandainya saya tulispun dan saya cantumkan kedalam dalam blog saya dan tidak saya sertai dengan penjelasan, ada makna tersembunyi dan hanya mereka yang tercerahkan yang akan mampu mamaknai (ilmu iku tinemune kanthi laku).
1. ini adalah perjalanan menempuh jalan panjang bagi seseorang yang "penasaran".
2. sejujurnya tidak ada keinginan untuk menyebarkannya karena ini hanya untuk diri sendiri, seandainya saya tulispun dan saya cantumkan kedalam dalam blog saya dan tidak saya sertai dengan penjelasan, ada makna tersembunyi dan hanya mereka yang tercerahkan yang akan mampu mamaknai (ilmu iku tinemune kanthi laku).

Tidak ada komentar:
Posting Komentar